NovelRead
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 463

Waktu masih awal, Merry juga tidak mengantuk. Merry bersandar pada bantal yang lembut, lalu tiba-tiba bertanya, "Nggak apa-apa kalau kamu bersikap begitu dingin dan kejam pada Yuna?" Shayne mendongakkan matanya pada Merry. "Bukankah ini yang kamu inginkan?" Merry tersenyum. "Shayne, aku menyadari ... sebenarnya kamu juga bukan nggak mengerti apa-apa." "Apa yang ingin kamu katakan?" "Lihat, sebenarnya kamu sangat paham apa yang kubenci dan nggak ingin kulihat. Di depanku, kamu selalu berperilaku seperti apa yang ingin kulihat. Tapi ...." Ekspresi Merry sulit dibaca. "Di belakangku, perilakumu justru apa yang nggak ingin kulihat." Merry menatap Shayne. "Di satu sisi, kamu bilang kamu nggak suka Yuna dan nggak ingin menikahinya. Di sisi lain, kamu mengupaskan apel dan memakaikan jaket untuk Yuna. Kamu jelas tahu aku nggak ingin melihat hal-hal ini, tapi kenapa tetap kamu lakukan?" Shayne tidak berkata apa-apa. "Nggak bisa bilang apa-apa, 'kan?" Merry teersenyum tipis. Suaranya tenang tak

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© NovelRead, hak cipta dilindungi Undang-undang

Booksource Technology Limited.