Bab 6 Anak Haram, Harus Digugurkan
Ucapan Tania yang belum sempat selesai dipotong oleh Javier dengan kejam.
Darah Tania membeku seketika dan hatinya seperti dicekik. Tania memandangi pria di hadapannya dengan tak percaya. "Gu ... gugurkan anak?"
Tak pernah sekalipun terpikir oleh Tania untuk menggugurkan anak.
Entah ini anak hasil inseminasi buatan atau anak dari pria di pinggiran kota itu, Tania tak pernah berpikir untuk menggugurkannya.
"Kenapa harus digugurkan?" tanya Tania dengan suara gemetar.
"Kenapa harus digugurkan?" Javier menatap Tania dengan wajah tak berekspresi. "Anak di perutmu, apakah itu anakku?"
Omongan Javier bagai pedang tajam menyayat leher Tania, membuatnya terdiam sejenak.
Javier terus mendesak, "Siapa ayah dari anak itu?"
Tania merasa tenggorokannya seperti dicekik erat. Hatinya perih.
Dengan mata memerah, Tania menatap pria di hadapannya. Pria ini sepertinya sudah menyelidiki bahwa dia telah diperkosa.
Melihat Tania tidak menjawab, Javier teringat pada perkataan Hannah.
Benar kata Hannah, Tania

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda