Bab 5 Gugurkan Anak Itu
Mereka menoleh ke arah sumber suara. Tampaklah seorang pria yang bagai dewa turun ke bumi dengan aura kaisar perlahan berjalan masuk.
Pria itu mengenakan setelan jas hitam jahitan manual, bertubuh tinggi tegap, wajahnya tampan sempurna, serta berkesan anggun.
Pandangan Tania tertuju pada wajah tampan pria itu. Napasnya tersendat, lalu jantungnya berdegap kencang.
Semalam itu bukan ilusi!
Pria itu memang Javier!
Yang lain pun terkesiap begitu melihat jelas wajah pria itu.
Kakek Herman langsung bangkit dari kursinya, memandangi Javier dengan kaget. "Javier, kamu ... kamu ... kamu ...."
Saking kaget, Kakek Herman menjadi gagap. Dia mengucapkan "kamu" berulang kali tanpa bisa menyusun kalimat lengkap. Tubuhnya tiba-tiba seperti balon yang kempis, terjatuh kembali ke kursinya.
"Hantu ...." Selena begitu ketakutan. Dia segera melepaskan Tania dan berteriak sambil bersembunyi di belakang Natasha.
Nenek Silvia akhirnya sadar kembali. Dia berpegangan pada tongkatnya dan berdiri, memandangi pria

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda