Bab 14
Wenny sangat yakin, tak ada seorang pun di dunia ini yang lebih bergantung padanya daripada Stefano. Demi cintanya, pria itu rela menanggung segalanya selama tujuh tahun.
Itulah yang membuat Wenny tetap bertindak semaunya, meski tahu betul semua itu melukai Stefano, tanpa sedikit pun rasa khawatir.
Karena dia merasa Stefano tidak mungkin benar-benar meninggalkannya.
Namun saat ini, nada bicara Stefano begitu dingin. Meski berdiri tepat di hadapannya, rasanya seperti terpisah oleh jarak waktu yang tak terlihat, perlahan makin menjauh.
Wenny adalah sosok yang sangat angkuh. Terutama di hadapan Stefano, dia sama sekali tidak menyembunyikan rasa superioritasnya.
Kini rasa panik menyelimuti seluruh tubuhnya. Wajahnya sedikit pucat, nada bicara Wenny menjadi tajam, tidak sanggup menerima kenyataan di depan mata, lalu dia menghardik, "Stefano, sudah puas bikin ulah?"
"Bercanda juga harus ada batasnya. Menghilang berbulan-bulan tanpa kabar, bahkan sampai melukai anak kandungmu sendiri, apakah

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda