Bab 327
Hanisha berdiri di depan pintu kamar dengan ekspresi datar.
Tapi kalau diperhatikan baik-baik, bisa terlihat betapa tegangnya dia.
Tinggal di rumah orang lain sudah cukup membuatnya tidak nyaman, apalagi kalau di rumah itu ada Thalia.
Hanisha sekarang selalu merasa semua orang sedang mentertawakannya.
Karena itu, dia tetap mempertahankan harga dirinya, tidak mau terlihat lemah di depan Thalia.
Sejak kejadian itu, sebenarnya Thalia memang sengaja menghindari Hanisha.
Dia pernah bekerja di rumah sakit, jadi bisa memahami situasi Hanisha.
Tapi sekarang Hanisha jelas sedang melampiaskan kemarahan padanya.
Apalagi kalau mengingat ucapan Andre yang setengah mengancam setengah membujuk.
Thalia berpikir sejenak, lalu berkata, "Kalimat itu aku kembalikan padamu. Kamu nggak perlu segitu waspadanya. Kamu nggak perlu terlalu curiga, jangan pikir semua orang ingin menyakitimu. Kamu belum sepenting itu."
Setelah mengatakan itu, dia berdiri, membereskan laptop dan dokumennya, lalu langsung menuju ke

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda