Bab 16 Siasatmu, Tidak Dia Butuhkan
Di sekeliling kancing manset itu bertatahkan berlian kecil berwarna biru pucat, di bagian tengahnya terukir motif naga yang bentuknya halus memanjang, pengerjaannya halus, mencolok, dan memikat mata.
"Kenapa menatap kancing mansetku? Suka berlian di atasnya, atau suka safir birunya? Mau kucopot lalu kuberikan padamu?"
Suara pria itu rendah dan enak didengar, tetapi Tania menangkap nada meremehkan di dalamnya.
Tubuhnya menegang seketika, dirinya buru-buru berdiri tegak, sorot matanya meredup.
Kancing manset Javier ini sangat mirip dengan yang itu, tetapi bukan yang sama.
Manset yang pernah dirinya tarik dari tubuh pria itu bertatahkan berlian yang lebih besar di sekelilingnya, dan di bagian tengahnya tidak ada motif naga.
Tania mengatupkan bibirnya dengan getir.
Bagaimana mungkin Javier, sosok yang menjulang bak dewa di atas sana, adalah pria malam itu.
Kancing manset itu pasti hanya barang tiruan, bagaimana mungkin seorang lelaki desa mengenakan pakaian yang bahkan kancing mansetnya sa

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda