Bab 11 Selidiki ke Mana Dia Pergi
Javier berbalik badan dan memandangi Helen dengan sorot mata dingin. "Kamu bilang apa?"
Suaranya sangat pelan dan halus, tetapi memancarkan tekanan menakutkan.
Helen ketakutan oleh pandangan itu.
Akan tetapi, dia tidak akan melewatkan kesempatan untuk menghina Tania di hadapan Javier!
Helen menunjuk Tania sambil mengulangi, "Sebelum nikah denganmu, dia sudah nggak perawan lagi. Malam tanggal 23 bulan lalu, dia dilecehkan oleh pria desa."
Javier menoleh pada Tania, menatapnya lekat-lekat dengan sorot mata kelam. Pikiran bahwa mata Tania mirip dengan mata gadis itu kembali muncul di benak Javier.
Suara Javier yang rendah mengandung emosi tak terbaca. "Malam tanggal 23, di mana kamu dilecehkan oleh pria desa itu?"
Jantung Hannah berdegap kencang. Punggungnya dibasahi keringat dingin.
Helen si bodoh ini merusak rencananya!
Hannah melayangkan tatapan cemburu pada Tania. Mengapa gadis malam itu justru adalah Tania?
Malam itu sungguh seperti mimpi buruk bagi Tania.
Dia tidak tahu nama pria it

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda