Bab 510
Shayne menarik Merry ke dalam pelukan dan wanita itu sama sekali tidak melawan.
Amarah yang terpendam langsung mereda. Shayne menatap wajah tidur wanita itu, mengecup pipinya sebelum mematikan lampu.
...
Merry mengira Tuan Besar Finley akan segera menghubunginya, tetapi tidak disangka lebih dari seminggu telah berlalu tanpa kabar.
Tidak ada kabar dari Tuan Besar Finley, malah Sandra yang menghubunginya.
Sandra selalu murung sejak putus cinta. Merry sering menemaninya berbelanja dan suasana hati Sandra pun berangsur-angsur membaik.
Kemarin dia dan Sandra baru saja pergi berbelanja bersama, jadi mustahil akan mengajaknya keluar lagi secepat ini.
"Sandra, ada apa?"
Di ujung lain telepon, Sandra terdengar agak ragu.
"Merry, kamu dan kakakku belum berbaikan?"
Merry terdiam sejenak sebelum bertanya, "Ada apa?"
"Nggak ada yang serius, cuma ...." Sandra tidak tahu apakah harus memberi tahu Merry atau tidak.
Yang satu adalah kakaknya, yang lainnya adalah Merry.
Pada akhirnya, Sandra memantapkan

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda