NovelRead
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa

Bab 459

Sorot mata Marvin berubah gelap. Dia terdiam untuk waktu yang lama. Suasana di dalam bangsal juga menjadi hening. Marvin menatap wajah Merry yang pucat dan cantik, terlihat tidak mengerti. "Karena Yuna?" "Bukan." "Karena kamu diculik, tapi dia nggak langsung menyadarinya?" "Bukan." Setelah keheningan sesaat, suara Marvin yang rendah kembali terdengar. "Karena dia nggak mencintaimu?" Suasana hening mematikan. Marvin tahu bahwa tebakannya benar. Melihat sorot mata Merry yang muram, Marvin ingin mengatakan sesuatu dengan nada acuh tak acuh seperti dulu. Namun, ketika dia melihat kekecewaan yang tak tersembunyikan di mata Merry, dadanya terasa seperti ditarik sesuatu. Dia tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun. Merry memandang ke luar jendela dengan tatapan hampa. Suara lembutnya terdengar di bangsal yang sepi. "Pernikahan kami, seharusnya nggak pantas membicarakan soal perasaan. Aku selalu menghibur diri sendiri seperti ini, bagus juga kalau pernikahan kami nggak didasari cinta. Shayne c

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© NovelRead, hak cipta dilindungi Undang-undang

Booksource Technology Limited.