Bab 99
Seberapa besar tingkat kepercayaan dari ucapan ini?
Maaf, Cassandra tidak percaya satu kata pun.
Namun Agatha terus berbicara sendiri, "Sudah selama ini, seharusnya aku sadar. Kakak, aku salah. Aku salah karena nggak seharusnya berebut Kak Faldano denganmu, juga nggak seharusnya menargetkanmu karena iri ...."
"Kalimat terakhirnya aku percaya."
Cassandra tersenyum dengan santai. "Siapa yang nggak iri dengan wajah cantik? Aku mengerti perasaanmu."
Dia hampir saja ingin mengatakan, dasar jelek.
Agatha terdiam.
Dia menahan diri sekuat tenaga agar tidak meledak lagi.
Namun, itu memang tidak bisa dibantah!
Karena ketika orang membicarakan Cassandra, yang paling membuat iri bukanlah latar belakang keluarganya, melainkan wajahnya yang sempurna tanpa cela dari segala sudut!
Agatha merasa dirinya tidak jelek. Wajahnya cantik, bersih, dan manis, ke mana pun pergi selalu jadi pusat perhatian.
Tapi setiap kali berdampingan dengan Cassandra, dia selalu tertekan habis-habisan!
Agatha menahan diri ber

Klik untuk menyalin tautan
Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda
Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda