NovelRead
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa
Dia Penyesalan HidupkuDia Penyesalan Hidupku
Oleh: NovelRead

Bab 6

Putriku tentu saja tidak tahu apa-apa. Melalui petunjuk yang diselidiki bawahannya, Sebastian membawa putriku ke rumah tempat sang putri dulu dibawa pergi. Gang di kompleks itu terlalu sempit, mobil hanya bisa diparkir di luar. Begitu masuk kompleks, Sebastian melihat tikus besar keluar dari selokan. Dia segera melindungi putriku. Siapa sangka putriku malah menepuk-nepuk tangannya. "Paman jangan takut, nggak menggigit." Untuk sesaat Sebastian tidak membetulkan panggilan itu, saat menatap putriku, matanya dipenuhi rasa perih. "Kamu dan dia ... ibumu selalu tinggal di sini?" Putriku dengan riang menuntunnya masuk ke dalam, "Jalan sampai paling dalam, nanti sampai." Putriku membawanya naik ke atas. Kompleks lama, tanpa lift, di mana-mana penuh sarang laba-laba. Sebastian yang bertubuh tinggi harus membungkuk untuk menghindarinya. Sampai di depan pintu yang penuh ditempeli iklan kecil, putriku berjinjit membuka kunci dengan kunci yang tergantung di lehernya. Sebastian menggenggam gagang pi

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© NovelRead, hak cipta dilindungi Undang-undang

Booksource Technology Limited.