NovelRead
Buka aplikasi Webfix untuk membaca lebih banyak konten yang luar biasa
Cinta Palsu SajaCinta Palsu Saja
Oleh: NovelRead

Bab 13

Pada hari pemakaman, hujan gerimis dingin turun tanpa henti. Semua orang yang hadir mengenakan pakaian bernuansa hitam dan putih. Sekilas memandang, seolah yang tersisa di pandangan hanyalah dua warna itu. Semua berdiri dengan khidmat, menundukkan kepala untuk berkabung. Louis mengenakan setelan jas hitam, memegang payung hitam di tangannya. Tatapannya tidak berkedip sedikit pun dari batu nisan berukir itu. Mawar putih yang bermekaran di sekelilingnya menusuk matanya. Dia tidak bisa menahan diri untuk mengulurkan tangan, menyentuh huruf-huruf yang timbul di sana. Air hujan mengalir di sepanjang pergelangan tangannya. Jelas dingin menusuk, namun Louis justru merasa ujung jarinya seperti terbakar. Pandangannya sedikit kabur. Di dalam hatinya ada rasa kosong yang sulit dijelaskan, bahkan terasa tidak masuk akal. Orang yang beberapa hari lalu masih ditemuinya, kini terbaring kaku di dalam peti mati yang dingin. Suara pembawa acara terdengar di telinganya, namun Louis tidak menyerap satu ka

Klik untuk menyalin tautan

Unduh aplikasi NovelRead untuk membuka konten yang lebih menarik

Nyalakan kamera ponsel untuk memindai, atau salin tautan dan buka di browser seluler Anda

© NovelRead, hak cipta dilindungi Undang-undang

Booksource Technology Limited.