Bab 998
Mereka mendongak ke arah seruan itu, mendapati sebuah helikopter melaju cepat menuju mereka!
Semua orang langsung awas seraya mengeluarkan senjata, siap siaga mengarahkannya ke helikopter.
"Tenang, mungkin bukan musuh."
Hanya Steven yang tetap tenang, tidak goyah dan tegar bagai gunung.
"Dari mana kamu tahu?" tanya Michael keheranan.
"Jaraknya sudah cukup untuk menembak kita semua, tapi mereka diam saja. Artinya, mereka nggak bermaksud mengambil nyawa kita."
Michael tampak mengangguk-angguk. "Masuk akal!" serunya.
Helikopter mendarat mantap di tepi pantai. Angin kuat berembus dari baling-balingnya hingga menerbangkan pasir putih dan membutakan orang-orang di sekitar.
Steven saja yang menghadapi angin kencang ini dengan anggun. Sorot matanya tampak berapi-api ketika menyaksikan pria tampan turun dari helikopter.
Sejenak kemudian, matanya langsung terbelalak!
"D-dia! Kakak iparmu!"
Rio tampak begitu gagah saat berjalan mendekat bersama Grup KS di belakangnya. Michael tiba-tiba ketakutan

Locked chapters
Download the NovelRead App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link