NovelRead
Open the NovelRead App to read more wonderful content

Bab 498

"Kamu sepertinya marah sekali?" Merry menatapnya dengan heran. "Apa yang membuatmu marah? Apa aku salah bicara?" Yuna sedikit menyesuaikan perasaannya. "Merry, kamu nggak perlu memamerkan kehebatanmu di hadapanku." Merry tersenyum tipis. "Saat kita di Negara Turnic, bukankah Nona Yuna terus-menerus memamerkan kehebatanmu sebagai seorang putri di hadapanku? Sekarang setelah aku akhirnya kembali ke Negara Zazie, kamu bahkan melarang aku untuk pamer kehebatan?" Yuna mengerutkan bibirnya rapat-rapat, menatap tajam ke arah Merry, jari-jarinya sedikit mengeriting dan gemetar karena marah. Sebelum Yuna sempat berkata apa-apa, ponsel Merry berdering. Perhatian Yuna juga tertuju pada telepon Merry. Mereka tidak terlalu jauh, Yuna dengan mudah melihat nama di layar Merry. Napasnya sedikit tercekat. Shayne. Merry tidak menjawab teleponnya, malah menutup telepon. Merry menatap Yuna dan berkata dengan tenang, "Nona Yuna, kalau nggak ada yang mau disampaikan, aku akan naik ke atas." Yuna menatap Mer

Locked chapters

Download the NovelRead App to unlock even more exciting content

Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser

© NovelRead, All rights reserved

Booksource Technology Limited.