Bab 15
Kevin sudah sering mendengar kata-kata ini.
Dari dulu, setiap kali Kevin membuat ayahnya sedikit tidak senang, dia akan dipukul dengan sangat keras.
Dulu dia masih bisa menerima hal ini.
Hanya saja kali ini tidak bisa, dia tidak akan menyerah lagi.
Kevin menggertakkan giginya sambil menerima 99 cambukan, akhirnya dia meninggalkan rumah itu sambil muntah darah.
Sekretaris ingin membawa Kevin ke rumah sakit, tapi dihentikan.
"Nggak peduli pakai cara apa pun, kamu harus temukan Elisa dalam tiga hari ini!"
"Baik."
Setelah memberi perintah, Kevin langsung jatuh pingsan.
Begitu sadar, dia sedang berada di rumah sakit.
Nita duduk di samping tempat tidur dengan rongga mata yang memerah. "Sekarang seluruh dunia sudah tahu kalau Tuan Muda Kevin yang angkuh dan mulia menyukai wanita dari Keluarga Yanas yang punya reputasi buruk. Bahkan rela dicemooh sebagai budak cinta agar wanita itu bisa kembali ...."
"Ini adalah urusanku dengannya."
"Kamu dan dia berada di pihak yang sama, bagaimana denganku?

Locked chapters
Download the NovelRead App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link