Bab 11
"Ayah, bolehkah aku masuk?"
"Masuklah."
Pintu ruang kerja didorong perlahan, Nadia melangkah masuk dan meletakkan setumpuk foto di atas meja.
"Ayah, Kakak, aku sudah memikirkannya dengan matang."
"Ini adalah bukti bahwa Darian telah menyakiti Elita. Kalau aku melaporkannya atas nama pribadi, kasus ini pasti akan berakhir tanpa kejelasan."
"Karena itu, aku ingin meminjam kekuatan keluarga kita untuk meminta media memublikasikan foto-foto ini."
Pandangan Irwan dan Aldo tertuju pada tumpukan foto di atas meja, masing-masing tenggelam dalam pikirannya sendiri.
Beberapa saat kemudian, keduanya saling menatap dan tersenyum dengan penuh kelegaan.
Irwan mengambil sebuah map dari lemari di belakangnya, lalu menyerahkannya ke tangan Nadia.
"Nadia, ini adalah data salah satu perusahaan media di bawah naungan keluarga kita."
"Mulai hari ini, perusahaan itu aku serahkan kepadamu."
"Bagaimana foto-foto ini akan dipublikasikan, dan berapa lama diekspos, semuanya kamu yang tentukan."
"Lakukan dengan b

Locked chapters
Download the NovelRead App to unlock even more exciting content
Turn on the phone camera to scan directly, or copy the link and open it in your mobile browser
Click to copy link